Dua Tahun Prabowo: Politik Bukan Sinetron!

Politik 19 Aug 2026 12:14 • 1 min read • 92 views • By Redaksi: PerwirasatuNews.my.id

Share berita ini

Dua Tahun Prabowo: Politik Bukan Sinetron!
PerwirasatuNews.my.id, 19 Agustus 2026.BERHENTILAH menilai negara dari foto 3 detik. Diapit Jokowi-Gibran saat 17 Agustus? Itu protokoler. Senyum bare...

PerwirasatuNews.my.id, 19 Agustus 2026.
BERHENTILAH menilai negara dari foto 3 detik. Diapit Jokowi-Gibran saat 17 Agustus? Itu protokoler. Senyum bareng di Istana? Itu tentu saja etika kenegaraan.

Bisa jadi, yang sebenarnya terjadi justeru; 'dibalik pintu tertutup ada negosiasi APBN. Ada lobi revisi UU.
Ada rebutan pengaruh 2029. Ada "10 kekuasaan" yang harus dihadapi setiap hari.

Sebagaimana dikutip dari pidato Pak Selamat Ginting, dalam ulasan politik nya di acara diskusi; 'Dua Tahun Pemerintahan Prabowo' yang diprakarsai Bung Eddy Mulyadi sang Jurnalis Idealis.

Menurut Dr. Selamat Ginting, duduk bersebelahan bukan otomatis bermakna setuju. Bisa jadi di otak mereka sedang berkecamuk hal-hal yang tidak kita duga.

"Jadi, stop main dukun politik dari gestur. Pemerintahan itu, soal strategi bukan selfie. 2 Tahun berjalan. 3 Tahun lagi pertaruhan," ungkapnya.

Foto bisa direkayasa. Namun APBN tidak. Politik itu, bukan soal siapa diapit siapa. Tapi siapa yang pegang kendali dibawah meja.

Melihat Prabowo diapit Jokowi-Gibran di acara kenegaraan HUT RI ke 81, langsung bilang; 'wah kompak'.

Duduk bersebelahan belum tentu berarti setuju. Boleh jadi di otak mereka justru tengah terjadi perang strategi: APBN, IKN, 2029. Politik itu negosiasi jam 1 malam. Bukan senyum jam 10 pagi. Jadi nilai dari kerja, bukan dari gestur!


Oleh: FC-Goest/Inisiator Forum Wartawan Investigasi Nusantara (For-WIN)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Ad
test1
Perwira Satu News